Pipa HDPE Spiral Corrugated
Dalam dunia konstruksi dan infrastruktur, pemilihan sistem perpipaan yang tepat sangat menentukan daya tahan proyek dalam jangka panjang. Salah satu inovasi yang kini banyak diandalkan adalah Pipa PE Corrugated & Spiral
Pipa ini dirancang secara khusus dengan dinding bergelombang (corrugated) dan struktur spiral untuk memberikan kekuatan maksimal namun tetap mempertahankan fleksibilitasnya.
Area Penggunaan (Aplikasi)
Pipa jenis ini sangat multifungsi dan ideal digunakan untuk berbagai kebutuhan, di antaranya:
Sistem Drainase dan Irigasi: Mengalirkan air hujan atau limbah cair secara efisien.
Bidang Pertanian: Cocok untuk sistem pengairan berskala besar maupun pengelolaan air tanah.
Pelindung Kabel (Kanal): Melindungi jaringan kabel bawah tanah dari tekanan eksternal.
Karakteristik Bahan & Spesifikasi Produk
Pipa PE Corrugated & Spiral dibuat dari material Polyethylene (PE) berkualitas tinggi dengan sifat mekanis yang unggul (Raw Material Properties). Kombinasi material ini menghasilkan pipa yang tahan terhadap korosi, bahan kimia ringan, serta memiliki kelenturan yang sangat baik.
Spesifikasi Standar Pipa PE Spiral:
Panjang Standar: 6 Meter per batang.
Kustomisasi: Panjang pipa dapat disesuaikan (dibuat lebih panjang/pendek) berdasarkan permintaan khusus sesuai kebutuhan proyek Anda.
Panduan Metode Pemasangan (Metode Instalasi)
Untuk memastikan sistem perpipaan berfungsi optimal dan bebas bocor, proses penyambungan harus dilakukan dengan benar. Ada dua metode utama yang bisa digunakan:
1. Menggunakan Sambungan Soket (Socket Coupling)
Metode ini memanfaatkan ulir mekanis untuk menyatukan dua ujung pipa. Langkah-langkahnya adalah:
Pasang Soket: Putar dan kencangkan soket ke salah satu ujung pipa hingga terpasang penuh (full length).
Sejajarkan Pipa: Masukkan pipa kedua yang akan disambung hingga kedua ujung pipa saling bertemu di dalam.
Kunci Sambungan: Putar balik (kendorkan) soket hingga posisinya membagi dua secara seimbang (separuh panjang soket berada di pipa pertama, dan separuh lagi berada di pipa kedua).
2. Menggunakan Bak Kontrol Beton (Concrete Cement Pit)
Metode ini digunakan jika jalur pipa membutuhkan belokan (Bend), percabangan (Tee), atau penyambungan khusus.
Pipa dihubungkan melalui sebuah bak kontrol beton.
Selain berfungsi sebagai penyambung fisik, bak beton ini juga berguna sebagai lubang inspeksi (inspection hole) untuk memudahkan proses perawatan (maintenance) berkala di kemudian hari.






Kontak
Visi & Misi
koesumajayamandiri@gmail.com
0812 8169 1940
© 2022. All rights reserved.
Alamat
Menjadi perusahaan terpercaya di bidang perpipaan
Memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan dan kesejahteraan bagi kehidupan keseluruhan.
Jl. Aryana Karawaci Jl. Kp. Babakan No.7, RT.005/RW.06, Binong, Kec. Curug, Kabupaten Tangerang, Banten 15810
